Selasa, 03 Juli 2012

Memperbaiki rem ngocok kijang kapsul

Kejadian rem ngocok bisa terjadi disemua kendaraan apapun jenisnya. Penyebabnya pun bisa beragam. Jangan ditunda-tunda, segeralah perbaiki. Untuk menelusuri penyebab rem ngocok, kali ini kebetulan saya contohkan di Kijang kapsul 2000 cc.

Adapun penyebab ngocok itu secara garis besar ada tiga :
1. Ada udara didalamm sistem rem (sering disebut angin palsu, padahal semua angin itu orisinil)
2. Celah kampas rem dengan tromol/cakram terlalu jauh sehingga quantitas minyak rem yang di suplai oleh master silinder atas tidak cukup dalam sekali tekan.
3. Tidak cukupnya suplai minyak rem dari master atas untuk mengisi seluruh silinder roda. Hal ini bisa terjadi diantaranya karena :
a. Setelan penonjok pada booster tidak pas.
b. Silinder atas telah dimodifikasi dengan terlalu kecil atau silinder bawah dimodifikasi terlalu besar.
c. Seal master atas sudah bocor internal sehingga minyak rem yang dikompresi sebagian kembali lagi ke reservoir/tabung penampungan atas.

Dari ketiga garis besar diatas, mari kita turun ke implementasinya yang dibagi menjadi tiga langkah cepat dan praktis.

Langkah pertama
Periksa adanya kebocoran pada seluruh jalur rem.

Periksa dari mulai pedal rem/tangkai boster.
Pedal harus bebas dari kebocoran minyak rem
Pedal harus bebas dari kebocoran minyak rem
Untuk bagian yang berdebu, kebocoran dapat terbantu dengan adanya perbedaan warna debu. Dimana debu yang berwarna kehitaman disekitar join berarti lebih lembab. dan jika anda menemukan itu, perhatikan lebih teliti lagi. Soalnya biasanya itu indikasi adanya rembesan ( Orang jawa bilang "ngemes" ). Jika kering lanjutkan ke setiap join selang rem.

Join outlet depan
Joint rem depan harus kering
Joint belakang
Joint saluran rem belakang



















Jika semua join kering, lanjutkan dengan melihat master silinder rem disetiap roda. buka karet penutup debu dengan hati-hati agar tidak sobek. Didalamnya juga harus kering. Jika seluruh roda tidak ada yang bocor/rembes maka lanjutkan dengan melihat kebocoran pada seal terluar master silinder utama/atas dengan cara memisahkan antara silinder dengan booster remnya.

Ada karat yg cukup banyak dan basah mengindikasikan kebocoran 

Perhatikan lubang disekitar boster harus kering dan tidak ada gelembung karat besar (bukan karat kecil). Gelembung karat besar biasanya terjadi akibat rembesan minyak rem dari silinder utamanya.
Jika terdapat kebocoran pada join, maka copot join tersebut dan perbaiki kehalusan permukaan joinnya lalu pasang kembali dan cek ulang terhadap kebocoran.
Jika terdapat kebocoran/rembesan pada silinder rem, siapkan seal barunya.

Langkah kedua
Periksa celah antara kampas rem dengan tromol/cakram
Untuk rem belakang yang masih menggunakan tromol, cek diameter maksimal yang diizinkan, ukur dan sesuaikan dengan spesifikasi yang tertera pada tromol. Jika masih masuk toleransi, periksa ketebalan kampas remnya dan setel tangkai perenggang sepatunya. caranya putar setelan perenggang (beberapa mekanik menyebut ceklikan rem karena setiap diputar bunyi ceklik) hingga tromol terkunci, lalu balikkan ceklikannya hingga tromol sesaat terasa lancar. lakukan pada kedua roda belakang.
Untuk rem depan yang menggunakan cakram, jarak bebas jepitan akan mengatur secara otomatis, asal tidak ada kemacetan pada as geser rumah silindernya. Disini tidak ada langkah penyetelan, hanya perhatikan tingkat ketebalan kampasnya saja. Pastikan langkah pertama dan kedua sudah benar dan kondisinya sudah sesuai. Jika masih juga ngocok, berarti kemungkinan terjadi angin palsu pada sistem rem, lakukan pembuangan angin palsu.

Langkah ketiga
Ganti seal master silinder atas
Jika pembersihan angin palsu sudah dilakukan dan yakin sistem rem bersih dari udara, berarti terjadi kebocoran internal pada seal master silinder atas. Akibatnya terjadi kebocoran kompresi yang mengakibatkan tekanan hidrolik pengereman berkurang dan suplai minyaknya juga berkurang. Lakukan penggantian seal atasnya secara keseluruhan.
Catatan : setiap ada  pembocoran minyak rem, berarti akan ada kemungkinan angin palsu masuk dan anda harus membersihkan ulang udara palsu diseluruh sistem rem.

Sampai disini....saya yakin sistem rem mobil anda akan mantap kembali. Cukup sekali tekan dan...siiiuuutt.

Salam sahabat,
081314293368

2 komentar:

Bang Joey mengatakan...

Bang, fotonya kurang jelas.. Pake kamera jadul ya...?

Bambang Sugiharto, ST mengatakan...

Iya belum sempat update pake photo yang bagus. nanti saya updatenya. thanks buat masukannya Bang Joey.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls